PMII Tuntut Kadis Bina Marga Mundur

detakbogor.com - Puluhan pendemo yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)  Kabupaten Bogor menggelar aksi demo di depan Kantor Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP)  Kabupaten Bogor, Rabu (23 /10). Dalam aksi yang berlangsung damai itu, para pendemo menuntut Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor untuk segera mundur dari jabatannya.

Para demonstran menuding bahwa DBMP tidak becus dalam mengurusi pembangunan, perbaikan, dan pemeliharaan jalan yang berada di Kabupaten Bogor, khususnya di wilayah Rumpin dan Cibungbulang. Menurut Koordinasi Aksi, Yosi Ridwan mengatakan bahwa banyak beberapa jalan yang ada di Kabupaten Bogor rusak, padahal anggaran dana untuk perbaikan jalan tersebut sudah digelontorkan.

"Kami meminta kepada Kepala Dinas Bina Marga untuk mundur dari jabatannya, kami menduga ada kongkongkalikon antara pehabat, dewan, dan pengusaha atas proyek-proyek di Bina Marga ini, segingga banyak pekerjaan proyek Bina Marga seperti jalan dan irigasi yang cepat rusak, " " tegas Yosi dalam orasinya.

Para pendemo juga menuntut untuk mengungkap dan menangkap koruptor yang berada di lingkungan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor, yang selama ini menjadi penghambat pembangunan yang sangat merugikan masyarakat banyak.

Dalam aksi itu, sejumlah polisi bersiaga di depan kantor dinas untuk mengantisipasi tindakan-tindakan yang mengarah anarkis. Para mahasiswa pun membubarkan diri karena harapan mereka untuk bertemu langsung dengan Kepala Dinas tidak bisa dipenuhi karena yang bersangkutan tidak ada di tempat.

Sementara itu Sekretaris Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor, Yayat. S mengatakan dengan adanya aksi ini merupakan cambuk untuk segera mengevaluasi kinerja kami. "Kami akan mengevaluasi kinerja yang ada saat ini, dan kami pun berusaha agar perbaikan jalan di Kabupaten Bogor berjalan lancar," katanya.

DETAK BOGOR

Baca lebih lanjut untuk mengetahui berita yang berkaitan dengan berita lebih lanjut di bawah ini dengan link terkait.

Populer