CIBINONG – Bupati Bogor Rachmat Yasin serta Wakil Bupati (Wabup) Bogor Nurhayanti merayakan malam pergantian tahun baru 2014 bersama warga Kabupaten Bogor di jalan raya Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (1/1).
Bertepatan dengan peringatan malam pergantian tahun baru ini, Bupati Rachmat Yasin dan Wabup Nurhayanti dinobatkan oleh Museum Rekor - Dunia Indonesia (MURI) sebagai Bupati dan Wabup terpilih oleh partisipan terbanyak. Bupati dan Wabup periode 2013 - 2018 tersebut berhasil memperoleh suara 1.225.927 atau 64,83 persen dari pemilih dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) dan tercatat sebagai penerima dengan rekor nomor urut 6.336. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Deputi Manager MURI, Awan Rahargo disaksikan puluhan ribu warga Kabupaten Bogor.
“MURI yang berpusat di Semarang memberikan penghargaan ini menyongsong tahun baru 2014. Kami menghimpun data-data yang sifatnya superlatif. Kami ucapkan selamat atas terselenggaranya pilkada dengan baik di Kabupaten Bogor,” ujar Awan.
Sementara itu, Bupati Bogor menyambut baik pemberian penghargaan tersebut. Ia pun mendedikasikannya kepada seluruh masyarakat Bogor. Menurut Bupati, tingkat partisipasi yang tinggi turut didorong oleh jumlah penduduk tertinggi se-Indonesia. Bahkan, kini mencapai 5,1 juta jiwa. “Maka tidak heran saya dan wabup mendapat pemilih terbanyak untuk ukuran kabupaten / kota se Indonesia,” jelas Bupati.
Di hadapan puluhan ribu warga di sepanjang jalan raya Tegar Beriman, Bupati yang didampingi Wabup Nurhayanti, istri Elly Halimah Rachmat Yasin, Sekretaris Daerah Adang Suptandar, sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Ketua DPRD Kab. Bogor Moch Hanafi, Ketua DPC PPP Kab. Bogor Ade Munawaroh, dan sejumlah unsur Muspida menyampaikan 4 janji. Pertama, menggratiskan biaya pendidikan hingga ke tingkat sekolah lanjutan tingkat atas, menggartiskan biaya pembuatan KTP, KK dan akte kelahiran gratis, biaya pengobatan gratis bagi masyarakat miskin, serta peningkatan honor khususnya bagi guru-guru non PNS.
“Jangan ada lagi pungutan tidak resmi di sekolah-sekolah, jika ada laporkan kepada saya. Dan tidak boleh lagi ada guru yang memiliki gaji di bawah Rp 500 ribu. Harus di atas itu. Ini upaya kita dalam rangka menyongsong masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara Wabup Bogor, Nurhayanti menyampaikan tekadnya untuk mendukung Bupati Rachmat Yasin selama periode 2013-2018 dengan mengembangkan program pro rakyat yang sudah digagaskan Bupati. “Saya akan total bantu Beliau karena programnya pro rakyat. karena saatnya sekarang banyak bekerja dan tidak cuma omdo, untuk mewujudkan Kabupaten Bogor termaju di Indonesia” tandas Wabup.
Sebelum merayakan malam pergantian tahun, Bupati dan Wabup menggelar syukuran pelantikan di Pendopo Bupati Bogor yang dihadiri oleh segenap unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), SKPD, dan legislatif, dan para tamu.
“Kita syukuri ini semua sebagai bentuk amanah dari masyarakat. Jangan disia-siakan, karenanya lakukan yang terbaik. Kepada staf saya, bantu saya menjelankan amanah yang diberikan rakyat,” ujar Bupati.
Sejalan dengan Bupati dan Wakil Bupati, fasilitator perolehan MURI yang juga Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal Badan Perizinan Terpadu (BPT) Kabupaten Bogor, Kardenal mengungkapkan, perolehan rekor MURI ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi seluruh warga Bogor. “Bupati dan Wabup kita ini sangat dicintai masyarakat karena selalu dekat dengan masyarakat dan dibuktikan dengan partisipasi pemilih yang tinggi, bahkan sudah diakui oleh MURI. Ini harus disyukuri dan kita harus dukung terus program-program beliau, terutama mewujudkan kabupaten termaju,” kata Kardenal. (zak)

