CIBINONG - Berbagai macam alat tempur yang dimiliki Tentara Nasional Indonesia (TNI) diperkenalkan pada masyarakat pada pameran Alat Persenjataan Utama yang digelar oleh Satuan TNI AD dari tanggal 13 sampai 15 Desember 2013, di Gedung Kesenian, Jalan Raya Tegar Beriman.
Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 13 Kostrad Kolonel Infanteri Bangun Aloko mengatakan, pameran ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengetahui jenis peralatan dan kekuatan TNI dalam upaya menjaga kedaulatan NKRI.
“Kami ingin memperkenalkan secara langsung kepada masyarakat, tentang sistem pertahanan yang dimiliki oleh TNI. Sehingga mereka bisa lebih mengetahui persenjataan, yang digunakan untuk menjaga kedaulatan negara,” katanya kepada wartawan, Jumat (13/12).
Dengan digelar pameran ini, Dirinya berharap, masyarakat juga dapat akrab bersama keluarga untuk mengenal senjata TNI. Serta mencintai tentara yang dilahirkan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
“Tentara ini dilahirkan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi sudah semestinya ada keakraban dan kecintaan yang terjalin antara masyarakat dan juga tentara,” harapnya.
Kolonel Bangun Aloko juga menjelaskan, bahwa semua senjata yang dipamerkan masih layak pakai dan digunakan prajurit. Semua senjata yang dipamerkan, masih berfungsi dengan baik, hingga kini alat tersebut masih dipergunakan prajurit TNI AD.
Sementara, Danyon Armed 10/22/1 Kostrad Mayor. ARM Yuniar Dwi Hartono menambahkan, senjata perang yang diperkenalkan kepada masyarakat dalam rangka hari Hari Ulang Tahun Angkatan Darat atau biasa disebut Hari Juang Kartika yang jatuh setiap tanggal 15 Desember.
“Sengaja kami perkenalkan kepada warga, karena alat-alat ini di beli dari uang rakyat. Jadi kami bisa mempertanggung jawabkan apa yang sudah rakyat berikan kepada kami melalui pajak,sehingga rasa memiliki dan rasa nasionalisme bisa tumbuh,” kata Yuniar.
“Mungkin selama ini masyarakat hanya melihat dari televisi atau dijalan-jalan saja, sehingga diharapkan dengan kegiatan pameran seperti ini,mayarakat lebih mengenal dan mencintai lagi betapi Negara Indonesia ini adalah Negara yang besar.” Tambahnya.
Pengunjung pameran, Rohadi (29), mengaku sangat senang dapat memegang dan melihat langsung senjata TNI, sebab biasanya hanya melihat di film atau layarkaca. “Ini merupakan pengalaman berharga buat saya. Karena bisa melihat dan memegang langsung senjata-senjata yang dipakai oleh tentara,” pungkasnya. (Her)

