CIBINONG - Ditengah guyuran hujan yang cukup deras sejak pagi hari, festival Dongdang Ke-5 Tahunn 2014 Kabuaten Bogor tetap digelar di Jalan Tegar Beriman depan Kompleks Pemda, Sabtu (22/2). Bupati Bogor Rahmat Yasin dan pimpinan SKPD menyambut Pawai Dongdang tersebut.
Festifal yang dari awal hingga akhir diguyur hujan itu diikuti seluruh kecamatan di Kab. Bogor yang berjumlah 40 kecamatan. Meski ada peserta yang tetap bertahan walaupun hujan mengguyurnya sehingga pakaian dan atribut pawai dongdang basah kuyub, namun tak sedikit peserta yang memilih berteduh dari guyuran hujan.
Berbagai jenis makanan dan hasil pertanian diperlihatkan di tempat dongdang yang berupa rumah-rumahan dipanggul oleh beberapa orang. Ada buah-buahan, padi, sayur-sayuran, hasil kerajinan masyarakat sampai maket kantor dan masjid. Semua yang menjadi ciri khas tiap kecamatan ditampilkan.
Sayangnya, guyuran hujan membuat arak-araakannya kurang teratur, semua alat peraga dongdang yang diserbu pengunjung yang umumnya terbuat dari bambu itu dibuang begitu saja dipingir jalan sehingga menimbulkan kesan tumpukan sampah berserakan.
"Daripada sakit ntar pak, mending berteduh, hujannya gak berenti-berenti deras banget," ujar Soleh dan ibu-ibu yang ikut dalam rombongannya.
Hajatan frestival dongdang yang menghabiskan miliaran dana milik rakyat, terkesan mubazir. Demikian pula dengan para peserta festival dongdang yang telah tiba di lokasi. Mereka memilih berteduh di bawah pohon dan warung-warung yang ada di pinggir jalan. Dongdang yang mereka bawa ditempatkan begitu saja di pinggir jalan.
Sementara itu, petugas dari Polres Bogor dan DLLAJ Kab Bogor, meski ditengah derasnya hujan, terlihat mengatur lalu lintas. Sedikit kemacetan terjadi di depan panggung utama festival dongdang. Hal ini karena ruas jalan yang dipersempit, yang digunakan untuk panggung.


