JONGGOL - Belum adanya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, bersama pihak otorita Jatiluhur dalam hal peningkatan atau pengerasan (pengecoran) ruas jalan penghubung dari Desa Sukasirna, Jonggol, Sukamanah, hingga ke Cibarusah Kabupaten Bekasi, turut dipertanyakan oleh warga Kecamatan Jonggol.
Hal diungkapkan Camat Jonggol, Renaldi Yushab Fiansyah pada saat Bupati Bogor Rachmat Yasin melakukan kegiatan rapat minggon atau Rebo keliling (Boling) di alun - alun Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Rabu (19/2).
"Warga kami mempertanyakan hal ini, karena di Kabupaten Bekasi sendiri pengecoran jalan telah dilakukan oleh otorita Jatiluhur, untuk itu, kami pun berharap agar Pemkab Bogor dapat bekerjasama dengan pihak Proyek Otorita Jatiluhur (POJ) untuk merealisasikan pengecoran jalan, dikarenakan jalan penghubung Jonggol dengan Kabupaten Bekasi tersebut dipergunakan oleh warga sehari - hari" ungkap Camat.
Pada kesempatan itu Bupati pun memerintahkan Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Bogor, Edi Wardhani untuk berkoordinasi dengan pihak POJ agar segera teratasi masalah tersebut. "Koordinasi dengan proyek POJ mengenai tanggung jawabnya terhadap aset jalan tersebut, karena itu merupakan aset mereka, kita tidak bisa seenaknya membangun," kata Bupati.
Menurutnya, hal ini seharusnya ditemukan solusinya mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat. "Usulan tersebut sangat baik karena menyangkut kepentingan masyarakat, jika memang dengan Kabupaten Bekasi saja bisa seharusnya dengan Kabupaten Bogor pun tidak sulit," ujarnya.
Bupati juga berjanji mulai tahun ini seluruh infrastruktur jalan di Kabupaten Bogor akan dibeton. "Saya perintahkan Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Bogor, agar mulai tahun ini seluruh ruas jalan di Kabupaten Bogor harus dibeton, tidak ada lagi jalan yang hanya diaspal," janji Bupati. (zak/tom)


