Syukuran HPN 2014, FWHB Tanam Pohon di Katulampa

BOGOR – Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2014 yang jatuh pada hari Minggu 9/2/14. Forum Wartawan Harian Bogor (FWHB) bersama Pasukan Pengamanan Kepresidenan (Paspramres) group C dan jajaran pemerintahan Kota Bogor menggelar syukuran dan penanaman pohon di area Bendung Katulampa, Sabtu (8/2).

Koordinator acara yang juga Ketua FWHB, Haryudi menilai bahwa pemilihan tempat ini karena bendung yang dibangun pada zaman kolonial Belanda itu kerap menjadi sorotan ketika saat musim penghujan bagi seluruh masyarakat tak terkecuali para jurnalis.

“Bendung Katulampa selalu menjadi topik pemberitaan bagi wartawan Bogor terutama pada sat musim penghujan, dimana aliran sungai Ciliwung menjadi pusat perhatian bagi kami para jurnalis untuk merekam, mencacat lalu memberikan informasi kondisi air di bendung Katulampa kepad seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Untuk itu, lanjut Haryudi dalam memperingati HPN kali ini, wartawan Bogor memberikan apresiasi kepada para petugas bendung Katulampa yang telah membantu para jurnalis dalam memberikan data informasi.

Selain syukuran, peringatan HPN juga ditandai dengan penanaman pohon di sekitar bantaran sungai ciliwung.

“Sudah seharusnya para wartawan juga ikut perduli terhadap lingkungan, Selain mencintai pekerjaan kita, diharapkan kita dapat berkontribusi dalam subyek apa yang kita liput, terutama dalam kelestarian lingkungan,” tandasnya.

Komandan Pasukan  Group C Paspamres Lawang Gintung, Kota Bogor, Letnan Kolonel (Letkol) Wahyu Hidyadat Sudjatmiko mengapresiasi kegiatan yang digagas FWHB dalam memperingati Hari Pers Nasional 2014, dengan menyediakan 10.000 pohon untuk ditanam di bantaran sungai Ciliwung di Kota Bogor,

“Untuk di area Bendung Katulampa sendiri kami menyiapkan 2500 pohon,” kata Wahyu.

Sebagian besar pohon yang ditanam merupakan tanaman tegak dimana tanaman tersebut dapat menampung curah hujan dan bisa membentuk kepadatan tanah,

“Pohon yang kami tanam, diantaranya pohon kenari, rasamala, afrika, dan buah-buahan seperti manggis dan rambutan,” lanjut dia.

Dijelaskannya, rata-rata tanaman tersebut dapat tumbuh tinggi hingga diatas 10 meter. Untuk itu, tambah dia, diharapkan dalam 3 bulan ke depan tanaman tersebut sudah bisa kuat sehingga dalam satu tahun sudah bisa dirasakan manfaatnya.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat merawat dan memelihara tanaman yang ada dan yang sudah kita tanam sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat baik Kota Bogor Maupun diluar Kota Bogor,” tegas Wahyu. (bsr/zk)

DETAK BOGOR

Baca lebih lanjut untuk mengetahui berita yang berkaitan dengan berita lebih lanjut di bawah ini dengan link terkait.

Populer