CIBINONG – Untuk mengurangi peredaran narkoba di wilayah Jawa Barat, BNNP Jabar bersama Denpom dan kepolisian, melakukan razia di sejumlah tempat hiburan di wilayah kota dan kabupaten Bogor. Tempat itu semisal BAZZ, yang terletak di pertokoan Sentul City, menjadi sasaran pertama razia tersebut. Namun demikian, operasi di tempat ini sepertinya bocor. Hal ini karena BAZZ ternyata sepi pengunjung, dan hanya ada beberapa orang saja. Mereka pun kemudian dilakukan tes urine. Namun saying, hasil tes urine tes nihil.
Razia pun berlanjut ke wilayah parung. Kali ini, BNNP Jabar langsung menuju ke pusat hiburan malam terbesar di wilayah Parung, yakni Hotel Transit Parun’k. Semua pengunjung THM Transit Parun’k pun kemudian dilakukan tes urine. Hasilnya, dua orang positif menggunakan narkoba. Keduanya pun langsung diamankan petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.
Selesai menggelar razia di Transit Parun’k, BNNP Jabar pun melanjutkan aksinya mencari para pengguna narkoba di wilayah Kabupaten dan kota Bogor. Kali ini tim langsung menuju THM yang ada di Bogor Nirwana Residence (BNR), yakni THM Thirty One Ose. Dari hasil tes urine di THM Thirty One Ose ini, berhasil diamankan enam pengunjung yang positif mengkonsumsi narkoba. Salah satu diantaranya adalah seorang wanita.
“Operasi semacam ini akan terus kami lakukan. Hal ini sudah menjadi program rutin BNNP Jabar. Kita berharap, dengan semakin gencarnya operasi, akan mengurani penggguna narkoba di wilayah Jabar,” kata salah satu petugas BNNP Jabar, Ahmad.
Sementara itu, Kepala BNNK Kabupaten Bogor Nugraha Setya Budi mengatakan, dari operasi gabungan yang dilakukan BNNP Jabar, Denpom dan Polres, didapatkan delapan orang yang positif menggunakan narkoba. Mereka akan diproses lebih lanjut sebagai tanggungjawab telah melakukan penyalahgunaan narkoba.
“Yang terkena razia akan kita proses lebih lanjut. Dan kita akan terus melakukan kegiatan razia untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba. Selama ini, yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba adalah remaja usia belasan tahun hingga orang dewasa. Ini membutuhkan kepedulian kita semua, agar mereka tidak terjerat narkoba,” katanya. (sir/zak)
Razia pun berlanjut ke wilayah parung. Kali ini, BNNP Jabar langsung menuju ke pusat hiburan malam terbesar di wilayah Parung, yakni Hotel Transit Parun’k. Semua pengunjung THM Transit Parun’k pun kemudian dilakukan tes urine. Hasilnya, dua orang positif menggunakan narkoba. Keduanya pun langsung diamankan petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.
Selesai menggelar razia di Transit Parun’k, BNNP Jabar pun melanjutkan aksinya mencari para pengguna narkoba di wilayah Kabupaten dan kota Bogor. Kali ini tim langsung menuju THM yang ada di Bogor Nirwana Residence (BNR), yakni THM Thirty One Ose. Dari hasil tes urine di THM Thirty One Ose ini, berhasil diamankan enam pengunjung yang positif mengkonsumsi narkoba. Salah satu diantaranya adalah seorang wanita.
“Operasi semacam ini akan terus kami lakukan. Hal ini sudah menjadi program rutin BNNP Jabar. Kita berharap, dengan semakin gencarnya operasi, akan mengurani penggguna narkoba di wilayah Jabar,” kata salah satu petugas BNNP Jabar, Ahmad.
Sementara itu, Kepala BNNK Kabupaten Bogor Nugraha Setya Budi mengatakan, dari operasi gabungan yang dilakukan BNNP Jabar, Denpom dan Polres, didapatkan delapan orang yang positif menggunakan narkoba. Mereka akan diproses lebih lanjut sebagai tanggungjawab telah melakukan penyalahgunaan narkoba.
“Yang terkena razia akan kita proses lebih lanjut. Dan kita akan terus melakukan kegiatan razia untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba. Selama ini, yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba adalah remaja usia belasan tahun hingga orang dewasa. Ini membutuhkan kepedulian kita semua, agar mereka tidak terjerat narkoba,” katanya. (sir/zak)


